Beranda Headline Cegah Penyebaran Virus Corona, Polrestabes Bandung dan Polsek Sukasari Dirikan Dapur Umum

Cegah Penyebaran Virus Corona, Polrestabes Bandung dan Polsek Sukasari Dirikan Dapur Umum

10

Bandung, Diurna.id – Polrestabes Bandung dan Polsek Sukasari mendirikan dapur umum dan sosialisasi terkait Pandemi Virus Corona. Dapur umum tersebut dibuka langsung oleh Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna. Sabtu (18/4/2020).

Ulung mengatakan selain mendirikan dapur umum pihaknya juga memberikan motivasi terhadap masyarakat sekitar yang terdampak wabah virus corona yang melanda di berbagai daerah.

“Kita berikan motivasi juga semangat kepada masyarakat Sukasari, kita berikan pemahaman tentang antisipasi Covid 19, bantuan dapur umum ini, agar masyarakat diharapkan di rumah saja untuk menghindari penyebaran,” katanya kepada wartawan.

 

Sementara itu, Kapolsek Sukasari, Kompol Yuni Purwanti mengatakan kegiatan ini sejalan denagan Maklumat Kapolri dengan nomor Mak/2/lll/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) pada tanggal 19 Maret 2020.

“Kami melaksanakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari maklumat kapolri,” ucap Yuni.

Dalam kesempatan yang sama Ketua OC Kota Bandung Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP), Gunadi menuturkan pihaknya akan mendukung dan mengambil peran upaya polri dalam melaksanakan salah satu program prioritas polri terkait percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Kami KBPP Polri menyambut dengan baik, kami siap dilibatkan, artinya kami ini ada sebagai Anak anak Polisi yang tetap setiap untuk membantu dan mendukung ayahnya dalam penanggulangan dan pencegahan Virus Corona,” tutupnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Maklumat Kapolri dengan nomor Mak/2/lll/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) pada tanggal 19 Maret 2020. Salah satu isi maklumat ini, Polri tidak akan mengeluarkan izin kegiatan yang sifat mengumpulkan orang atau keramaian.

Maklumat ini dikeluarkan mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menerapkan sosial distancing (menjaga jarak sosial).

Berikut 6 poin maklumat Kapolri dalam upaya mengawal kebijakan Pemerintah untuk pencegahan penularan Covid-19:

Bahwa untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto) dengan ini Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan maklumat :

1. Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri, yaitu :
a. Pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, dan kegiatan lainnya yang sejenis ;

b. Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga

c. Kegiatan olah raga, kesenian dan jasa hiburan

d. Unjuk rasa, pawai dan karnaval, serta

e. Kegiatan lainnya yang sifatnya berkumpulnya massa

2. Tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah

3. Apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19

4. Tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.

5. Tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, dan

6. Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat.

(Nono Supriyono)