Beranda Metropolitan Polsek Metro Menteng Tangkap Pelaku Rekayasa Baku Hantam di Jalan MH Thamrin...

Polsek Metro Menteng Tangkap Pelaku Rekayasa Baku Hantam di Jalan MH Thamrin yang Diduga Libatkan Youtuber

7

Diurna- Polisi membongkar rekayasa perkelahian antar sejumlah pemuda di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat. 

Video tersebut memang menunjukkan adanya baku hantam hingga membuat pemgendara jalan di persimpamgan Thamrin tercengang.

Aksi baku pukul antar pelaku memang sempat viral di akun media sosial lantaran terjadi di depan lampu merah yang dilihat banyak orang.

Video berdurasi 27 itu memperlihatkan ketiga pelaku, DD, SW dan IR.

“Iya pelaku sudah kami amankan” kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntut Muhammad Thariq, Sabtu (16/2).

“Itu rekayasa. Kami chek ke lokasi tiga orang itu disuruh pembuat konten yaitu @mbx.yeyen,” kata Gozali kepada Merahputih.com.

Gozali melanjutkan, ketiga pelaku yang merupakan tukang bajaj di seputaran Thamrin itu dibayar Rp 500 ribu oleh sang wanita pemilik akun yang ingim tenar.

“Itu Rp 500 ribu bagi tiga. Yang mukul-mukul Rp 200 dan yang pura-pura nengahin Rp 100,” jelas Gozali.

Gozali mengatakan, polisi bisa menangkap ketiganya dari pemeriksaan video yang ternyata direkam pada 11 Januari.

“Kami langsung telusuri ke lokasi rupanya sama yang pembuat konten mereka sudah latihan ‘nanti mukulnya begini’. Mereka kayak ‘rekonstruksi’ di sekitaran situ,” jelas Gozali.

Gozali mengatakan, motif sang pemilik akun menyebarkam video yang diduga hoax itu karena mencari follower.

“Si pemilik akun kepingin akunnya difollow saja. Tapi kalau dilihat yang komen disana cuman 9 orang. Diduga untuk dapat keuntungan saja,” ungkap Gozali.

Sang perempuan yang pemilik akun sendiri bertugas merekam dan menyebarkannya. 

“Ada temannya yang pura-pura jadi korban,” jelas Gozali.

Gozali mengatakan, polisi masih menyelidiki dugaan adanya penyebaran hoax dalam video itu lantaran bisa menimbulkan salah persepsi di mata masyarakat.

“Kami lagi pelajari dulu. Yang perempuan pemilik akun ini kan belum kami amankan,” terang Gozali.