Beranda Metropolitan Dikendalikan Residivis dan Pecatan PNS , Klinik Aborsi Ilegal di Paseban Senen...

Dikendalikan Residivis dan Pecatan PNS , Klinik Aborsi Ilegal di Paseban Senen Ternyata sudah Layani Ratusan Konsumen

13

Diurna, Polda Metro Jaya membongkar keberadaan klinik ilegal yang menerima pasien Aborsi di kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, pihaknya mengamankan tiga orang, yakni A, RM dan SI. Mereka memiliki peran beda-beda saat beraksi, A sebagai dokter dan pemilik tempat Aborsi.

Yusri melanjutkan, RM bertugas mempromosikan praktik Aborsi. Dia mempromosikan adanya klinik menerima pasien untuk Aborsi di media sosial.

“Dia juga calo yang mempromosikan harga. 1 bulan kandungan diaborsi itu dihargai Rp1,2 juta, 2 bulan Rp2 juta kalau di atas 4 bulan bisa Rp5 jutaan. Untuk registrasinya sekitar Rp300 ribu,” ucap dia Jumat (14/2/2020).

Masih kata Yusri, sementara pelaku berinisial SI berperan sebagai karyawan klinik. Ketiga tersangka sudah menjalankan aksi ilegal sejak 2018 dan meraup keuntungan Rp5,5 miliar.

“Pasien yang melakukan Aborsi itu sudah sebanyak 903 orang. Makanya keuntungannya banyak,” tutupnya.

Dari tempat praktik pelaku, polisi menyita janin yang usianya sekitar enam bulan. Ketika pelaku kini terancam UU Kesehatan, UU tentang Tenaga Kesehatan Nomor 26 Tahun 2014, UU tentang Praktik Kedokteran dengan ancaman 5 tahun penjara, UU Kesehatan Pidana dengan ancaman lebih dari 10 tahun.