Beranda Headline Ini Aktor Dibalik Amannya Jakarta Pusat

Ini Aktor Dibalik Amannya Jakarta Pusat

1337

 

Jakarta – Sudah lama saling mengenal saat bertugas di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, tetapi baru pertama kali melihatnya mengenakan seragam Polri lengkap dengan dua melati bertengger di pundak. Tak ada perubahan yang berarti pada dirinya, tetap tenang, tutur katanya  halus dan akrab. Itulah potret Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arie Ardian Rishadi, SiK,  saat ditemui di ruang kerjanya, Mapolres Metro Jakarta Pusat, beberapa saat lalu.

Sederet prestasi diukirnya saat bertugas di Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya. Begitu juga saat menjabat Kasat Reskrim di Polres Metro Tangerang. Hingga dipercaya menjabat sebagai Kasubdit Fismondef Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya. AKBP Arie juga berhasil membongkar sejumlah kasus terkait dengan perbankan.

Setelah mengikuti pendidikan Sempimmen Polri dan lulus pada 2016, Arie langsung ditugaskan di Polda Sulawesi Tengah (Sulteng). Beberapa waktu pasca penempatan tugas di Polda Sulteng, Arie mengabarkan dirinya dipercaya menduduki jabatan Kapolres Donggala, Polda Sulawesi Tengah.

Bukan hanya piawai dibidang reserse, AKBP Arie Ardian Rishadi, lulusan AKPOL 1996 ini juga cepat dan mudah menyesuaikan diri. Buktinya, hanya 10 bulan menjabat sebagai Kapolres Donggala,Sulteng hubungan dengan para anggota   forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) sudah sangat akrab. Begitu juga dengan FKUB dan para kadis serta berbagai komunitas masyarakat. Sehingga 10 bulan menjabat Kapolres Donggala, situasi dan kondisi Kamtibmas di Kabupaten Donggala sangat aman dan terkendali hampir tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.

Hingga melalui surat telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian nomor ST/663-664/III/Kep/2018 tertanggal 8 Maret 2018, Arie Ardian Rishadi,SiK dipercaya menjabat Wakapolres Metro Jakarta Pusat. Namun, Arie yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik, tetap menjadi sosok yang tenang,cerdas serta murah senyum.

Meskipun memiliki sederet prestasi dan sarat pengalaman dibidang reserse, Arie tetap menyadari bahwa posisinya adalah sebagai Wakapolres. Tentu tugas fokok dan fungsi (tufoksi) selain internal adalah membantu Kapolres dalam upaya mewujudkan Kamtibmas diwilayah Jakarta Pusat tetap kondusif.

“Sebagai Wakapolres, saya akan memberikan yang terbaik untuk membantu tugas dan tanggungjawab Kapolres,” kata Arie, diruang kerjanya.

Tetapi posisinya sebagai Wakapolres bukan menjadi alasan untuk tidak turun langsung memimpin anggota yang sedang menjalankan tugas. Seperti kasus pembunuhan yang melibatkan warga asing asal Mali di  lantai tujuh Hotel Big, kawasan Sawahbesar,Jakarta Pusat pada 23 Mei 2018 lalu. Tetapi mayat korban baru diketahui pada 27 Mei 2018.  Arie bersama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung langsung turun bersama jajarannya dan akhirnya berhasil menangkap tersangka seorang warga asing asal Mali bernama Ali di sebuah hotel diwilayah Cipanas, Jawa Barat, pada 30 Mei 2018 lalu. Kemudian Arie memimpin langsung pelaksanaan olah TKP di hotel Big, pada 31 Mei 2018. Akhirnya terungkap tersangka Ali melakukan pembunuhan terhadap istrinya berlatar belakang cemburu.

AKBP Arie Ardian Rishadi,SiK mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri yang telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat. Arie mengaku bangga dan bersyukur karena mendapat kepercayaan bertugas di jajaran Polda Metro Jaya, sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat yang sekaligus pusat pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Arie pun berjanji sebagai Wakapolres tentu akan bekerja maksimal memberikan dukungan kepada Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di wilayah Jakarta Pusat. Semoga keihklasan dan kerja keras menjadi prestasi yang berbuah hasil dalam meniti karir ke jenjang yang lebih tinggi